Sunday, 19 July 2020

July 19, 2020 - Views

Info Post
"Soalnya aku melihat anak muda sekarang banyak yang merasa nggak percaya diri atas pilihan hidupnya sendiri atau bahkan minder. Dan lagi, selama ini, orang Indonesia belum terlalu peduli sama kesehatan mental. Apalagi sekarang, hubungan antara orang tua sama anak muda cenderung jauh. Nah, selain mengajak anak muda biar bisa yakin atas tujuan hidupnya, juga supaya orang tua memiliki kepedulian kalau anak mereka bisa terganggu kesehatan jiwanya karena pola asuh atau trauma masa lalu,” ungkap Christantus Tedja (OMK Bubat) yang akrab disapa Tantus menceritakan keresahan sekaligus kepeduliannya yang kemudian menjadi tema Ngopi Rabu kali ini, yaitu rasa tidak aman kaum muda atau insecured.
Rabu, 08 Juli 2020, dipandu Tracy dan bersama Romo Aloy, Ngopi Rabu (Ngobrol Hepi Romo dan Anak Buah Batu) menghadirkan Ibu Lidwina Wahyu Widayati (Ibu Wida) sebagai narasumber. Acara yang berlangsung selama dua jam sejak pukul 18.00 WIB ini penuh dengan pembahasan menarik yang sesekali diselingi canda tawa.
On Air : Suasana di studio live streaming
Menurut Bu Wida yang saat ini bekerja di sebuah lembaga pelatihan dan di sela-sela waktu masih senang menggeluti bidang kuliah dulu, yaitu psikologi, insecure adalah sesuatu yang sangat menghambat diri untuk melakukan hal-hal yang kita inginkan, karena kekhawatiran, ketakutan, dll. Insecure ini perlu ditangani karena membuat kita tidak melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Beberapa kondisi insecure yang dibahas dalam Ngopi Rabu kali ini adalah ketika harus memilih kuliah, saat berkuliah namun tak sesuai keinginan, bekerja, belum bekerja, sampai menjalin hubungan dan berkeluarga.
Untuk memetakan insecure lebih jelas, Bu Wida mengawali pembahasannya dengan contoh keadaan merasa tidak aman ini.
“Misalnya, diundang ke kegiatan yang nggak ada temen, dia nggak akan dateng, bikin alesan. Atau waktu menentukan pilihan kuliah, ia akan ikut temen atau ikut kata orang tua aja. Sementara orang yang merasa aman (secured), ia dapat menentukan pilihan, apapun yang orang lain katakan,” kata Bu Wida.
Tracy, Ibu Wida,dan Romo Aloy dalam perbincangan seru
Beliau juga mengungkapkan bahwa setiap usia memiliki penyebab insecure masing-masing. Misalnya, ketika bayi namun tidak pernah mendapatkan sesuai keinginannya. Ketika masa bersekolah, tidak memiliki teman atau guru bersikap tidak adil. Ketika bekerja, ragu terhadap pilihan pekerjaan atau mulai membandingkan dengan pekerjaan lain. Termasuk di dalamnya pola asuh, hubungan dalam keluarga, dan trauma masa lalu.
“Ada tiga aspek yang memengaruhi rasa aman diri. Pertama, keinginan untuk dinilai baik oleh orang atau berprestasi. Kedua, terbiasa berpikir rumit atau over thinking. Ketiga, dan ini yang paling banyak terjadi, adalah pengaruh dari orang lain,” tambahnya lagi.
Selain membahas pengertian dan penyebab rasa insecure dari sisi psikologis, Bu Wida pun tidak segan berbagi pengalaman pribadi sekaligus tips bagaimana mengatasi rasa tidak aman tersebut. Hal ini terutama dikarenakan pembahasan yang semakin menarik dengan semakin banyaknya pertanyaan dari Tracy, Romo Aloy, maupun umat yang menyaksikan melalui YouTube channel HTBSPM.
Ibu Wida mengupas fenomena 'insecurity'
Berikut beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk mengatasi rasa insecure :
  1. Berdamai dengan diri sendiri, terutama dengan masa lalu karena kita yang sekarang bukan kita yang dulu.
  2. Mau belajar dari kesalahan.
  3. Berdamai dengan orang tua karena mereka pun memiliki keterbatasan, baik dalam hal membesarkan anak, pengalaman, maupun cara berkomunikasi.
  4. Bersikap terbuka terhadap berbagai kemungkinan.
  5. Miliki jadwal yang tertata dengan batasan waktu, terutama bagi yang suka berpikir rumit (over thinking).
  6. Terakhir, namun tak kalah penting adalah mensyukuri atau memaknai keberhasilan-keberhasilan kecil.
“Kita itu harus bisa eksis, artinya menangkap apa yang sungguh kita inginkan dan memperjuangkannya. Di perjuangan itu belum tentu nyaman, pasti banyak ketidakenakan, tapi jalani saja dengan komitmen. Jangan khawatir memperjuangkan. Seandainya 'kejedug' tembok, punya alternatif yang lain, ada kompromi juga dengan lingkungan. Jangan lupa, setiap kali senggang, buka tangan, hitung 10 hal yang saya syukuri atau 10 keberhasilan,” ujar Bu Wida menutup acara Ngopi Rabu.
Video acara Ngopi Rabu 08 Juli 2020 bisa disaksikan di sini:
Video NGOPI RABU: Kamu Insecure? Yok be Secured!
Semoga Ngopi Rabu bertema Insecure ini, seperti kata Romo Aloy dalam salah satu tanggapannya, membuat kita selalu mampu bersyukur dan menemukan banyak hal untuk bahagia, bukan mencari kambing hitam atas ketidakbahagiaan itu.
Penulis : Eugenia Rakhma
Sumber Foto: Yosafat Mario Surya Aji PP

SHARE / BAGIKAN DENGAN LINK BERIKUT :

Share:

0 comments:

Post a Comment

CARI DI SEMUA KONTEN