Saturday, 15 August 2020

August 15, 2020 - Views

Info Post
Pada hari Sabtu, 9 Agustus lalu, Misdinar HTBSPM mengadakan proyek kolaborasi jarak jauh bersama Misdinar Maria Bunda Karmel, Jakarta. Acara tersebut bernama BBM (Bincang Bincang Misdinar). Program ini adalah kegiatan pengganti dari rekreasi yang rutin dilakukan untuk menambah wawasan serta mempererat hubungan antar misdinar. Pada kesempatan kali ini, tim panitia menghadirkan Kak Rius dan Romo Aloy sebagai narasumber.
Bincang Bincang Misdinar dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi zoom meeting. Karena keterbatasan tempat, para misdinar yang akan mengikuti acara ini harus mendaftarkan diri terlebih dahulu menggunakan google form sehingga tidak perlu berebut kuota. Bagi yang tidak kebagian tempat di zoom, panitia juga menyediakan live streaming di Youtube Misdinar HTBSPM.
Acara dibuka oleh Inez sebagai MC, dilanjut dengan kata sambutan dari kedua ketua misdinar; yaitu Antoni mewakili Misdinar HTBSPM dan Christin mewakili Misdinar Maria Bunda Karmel, juga kata sambutan dari Frater dan Romo pembimbing.
Setelah MC memberikan penjelasan tata cara dan fitur yang akan digunakan, sesi pun dialihkan kepada Antoni yang berperan sebagai moderator. Sesi I yang berjudul Berkembang di Tengah Pandemi pun langsung dibawakan oleh Antoni dan Kak Rius. Sesi ini dibuka dengan perkenalan antar misdinar.
Saat perkenalan, para misdinar dipindahkan ke dalam beberapa breakout room. Di sana, mereka saling memperkenalkan diri, berbagi motivasi menjadi misdinar, dan perasaan saat itu. Berbagai kisah unik ditemukan dalam sesi perkenalan tersebut. Ada yang masuk misdinar agar tidak ketiduran di Gereja, ada yang disuruh, dan berbagai kisah lainnya. Setelah sesi perkenalan selesai, para misdinar diminta untuk mengisi sebuah polling. Lalu, Kak Rius menerangkan tentang level-level generasi mulai dari dulu sampai sekarang dan sikap apa yang diperlukan dalam menghadapi pandemi ini. Meskipun sesi ini berjalan panjang, namun tetap terasa seru.
Breakout room
Sebelum sesi I berakhir, Kak Rius mengajak para misdinar bermain game di Kahoot. Para misdinar dari zoom dapat mengikuti permainan ini. Namun sayangnya, misdinar yang menonton dari youtube tidak dapat terlibat dikarenakan delay yang cukup lama. Permainan dimenangkan oleh Felicia dari Misdinar HTBSPM dan “Anton GANS” a.k.a Antoni serta Olive dari Misdinar Maria Bunda Karmel. Doorprize buku dari Kak Rius diberikan kepada salah satu pemenang, yaitu Olive.
Bermain game di Kahoot : Scoreboard
Kak Rius menutup sesi I dengan mengingatkan para misdinar akan sikap yang patut diteladani dari Santo Tarsisius, yaitu terus menjadi teladan dan pelayan bagi sesama, sesuai dengan karakter Santo Tarsisius dan asal nama misdinar sendiri. Para misdinar dapat ikut “menjadi misdinar” dalam kondisi pandemi seperti ini dengan cara berempati terhadap orang lain, jujur, berani, rajin, taat, dan tangguh.
Acara dilanjutkan ke sesi II yang kini dibawakan oleh Romo Aloy. Romo Vikaris Paroki HTBSPM ini menjawab beberapa pertanyaan dari kolom yang sudah diceritakan dan juga memberi nasihat agar para misdinar terus menjadi misdinar dan untuk terus memberi secara maksimal di manapun mereka berada, mulai dari di rumah, sekolah, bahkan di kehidupan cinta sekalipun.
Dalam acara BBM ini, para misdinar pun terlibat aktif dalam sesi tanya jawab. Setelah semua pertanyaan selesai dijawab, acara ditutup dengan foto bersama. Theo dari Misdinar HTBSPM mengambil kendali screenshot. Setelah foto bersama selesai dilakukan, acara pun ditutup dengan doa dan berkat penutup dari Romo Aloy.
Foto bersama
Terima kasih Kak Rius, Romo Aloy, dan seluruh misdinar yang telah mendukung keberlangsungan acara ini!
Penulis : Ignatius Evan Gunadi / E.R
Foto & poster : Tim panitia BBM

SHARE / BAGIKAN DENGAN LINK BERIKUT :

Share:

0 comments:

Post a Comment

CARI DI SEMUA KONTEN