
“Melalui
Pekan Suci edisi spesial ini, saya justru diajak untuk mengalami
misteri agung sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus lebih mendalam. Saya mencoba menghayati misteri Paskah tahun ini melampaui ritus-ritus dan simbol-simbol yang selama ini menjadi kekhasan dan ‘kebanggaan’ dalam upacara Pekan Suci. Di dalam keterbatasan, hal-hal apa yang masih bisa saya usahakan dengan maksimal? Situasi ini saya yakini bukanlah kehendak Tuhan, tetapi dalam peristiwa ini, Allah selalu konsisten dengan kehendak-Nya, yaitu keselamatan manusia.
Allah tidak menghendaki yang buruk, tetapi Ia mampu
mengubah yang buruk menjadi kebaikan.
Itulah kebangkitan.” Demikianlah kesan RD Aloysius Wahyu ES terhadap Pekan Suci 2020, Pekan Suci pertamanya sebagai Imam yang dilakukan tanpa kehadiran umat.