Mengingat tugas AI yang tidak ringan, sebelum dilantik para calon AI telah dipersiapkan secara khusus agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Persiapan dimulai sejak pertengahan tahun lalu, dimulai dengan proses seleksi calon AI melalui wawancara dengan pastor paroki. Setelah ditetapkan sebagai calon AI, mereka diberi pembekalan dan pelatihan (teori dan praktek) dalam tiga kali pertemuan yang berlangsung pada bulan Agustus 2019 (tiga bulan sebelum pelantikan). Rangkaian acara persiapan/pelatihan ditutup dengan Pembekalan Seputar Liturgi oleh RD Aloysius Wahyu Endro Suseno yang diselenggarakan pada tanggal 7 November 2019 di Aula HTBSPM.
AI adalah seorang awam yang diusulkan menjadi pembantu imam oleh pastor kepala paroki dan yang diangkat oleh Uskup untuk masa bakti selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas usul pastor kepala paroki. Tugas AI antara lain membantu imam melayani komuni, mengantar komuni kepada orang sakit, memimpin ibadat sabda, memberikan renungan dan memimpin liturgi pemakaman.
Kehadiran AI merupakan aktualisasi dari kesediaan diri umat beriman untuk mengambil bagian dalam tugas Kristus yaitu menguduskan, melayani dan mewartakan.
Proficiat para AI baru. Selamat bertugas, selamat melayani.
Video :
| L.D Narasumber: Ign. Sosrowinarsito, Bambang Tjatur Foto/Video: Panitia |








